Nama Latin:
Alpinia galanga
Lengkuas merupakan salah satu jenis bumbu dapur yang mudah dijumpai di Indonesia. Dalam kajian ilmiah, lengkuas
dikenal dengan nama latin Alpinna Galanga. Jika didasarkan pada ciri fisiknya, lengkuas hampir serupa dengan jahe dan
juga kunyit. Meski demikian, kita bisa dengan mudah membedakannya dengan cara menghirup baunya. Lengkuas ini tumbuh
subur di wilayah tropis seperti Indonesia. Karena itu jangan heran jika ibu-ibu suka menanamnya di pekarangan rumah.
Selain dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, ternyata manfaat lengkuas untuk kesehatan manusia juga cukup beragam.
Bagian tanaman lengkuas yang kasiat nya seperti Testo Ultra yang dimanfaatkan adalah rimpangnya. Pada akar rimpang
ini, tersembunyi sejumlah senyawa penting antara lain minyak atsiri yang terdiri atas galangol, methyl-cinnamae,
galangin dan sineol. Senyawa lainnya adalah kamfer, seskuiterpen, kadien, resin, heksabidrokadalen hidrat, amilum dan
masih banyak lagi lainnya. Kompleksnya senyawa yang tersimpan di dalam rimpang lengkuas ini menjadikan ia sebagai
salah satu herba obat yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.
Dalam rimpang lengkuas terkandung berbagai macam senyawa seperti minyak atsiri, metil sinamat, eugenol dan
diarylheptanoids volatile, yang dikenal sebagai galangol. Selain itu, tanaman ini juga mengandung gingerol,
fitonutrient, flavonoid (galangin, galangin-3-metil eter dan Kaempferide), pati,emodin, beta-sitosterol, quercetin,
tanin, dan resin.
Di beberapa kalangan masyarakat, laos atau lengkuas telah digunakan dalam berbagai jenis pengobatan tradisional sejak
zaman dahulu. Pada abad ke-13 lengkuas pertama kali dibawa dari Asia ke Inggris dan Eropa. Di sana jenis rempah-
rempah tersebut digunakan sebagai salah satu bumbu dapur dan juga sebagai bahan obat-obatan.
Adapun beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari laos antara lain adalah :
Manfaat Laos Bagi Kesehatan
1. Lengkuas memiliki kegiatan anti-inflamasi dan antioksidan
Beberapa penelitian telah menujukkan bahwa laos atau lengkuas memiliki manfaat sebagai anti-inflamasi pada beberapa
keadaan. Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Korea misalnya, mereka menemukan bahwa kandungan senyawa yang
terdapat dalam rimpang laos, dapat menghambat nitrat pada proses produksi oksida sejalan sel makrofag
lipopolisakarida-diaktifkan RAW 264.7.
Penelitian lain yang telah dilakukan di Jepang menunjukkan bahwa ekstrak rimpang laos mengandung diarylheptanoids dan
galangin yang mampu menghambat oksida nitrat (NO) serta mengaktivkan produksi lipopolisakarida (LPS).
2. Dapat bermanfaat bagi mereka yang memiliki resiko penyakit kanker
Para peneliti dari Ingris yang melakukan riset dalam sebuah penelitian kanker paru-paru COR L23 dan MCF7 sel kanker
payudara, menyatakan bahwa ekstrak lengkuas mampu menunjukan sifat anti-kanker. Kandungan flavonoid-galangin telah
terbukti memiliki sifat anti-oksidatif sehingga dapat membantu menangkal radikal bebas, yaitu dengan memodulasi enzim
serta menekan genotoxity bahan kimia dalam tubuh. Kandungan minyak atsiri dalam laos secara efektif mampu meningkatkan
permeasi kulit dari 5-fluorouracil.
Lengkuas bersifat anti-inflamasi, dengan demikian ia ampuh meredakan radang. Manfaat lengkuas ini terkait kandungan
galangin, dan karioferidanya.
Lengkuas ampuh mengobati penyakit rheumatoid arthritis.
Lengkuas bisa meredakan gelaja kurang nyaman akibat luka yang terdapat di dalam perut.
Jika Anda mabuk laut, kunyahlah lengkuas dan permasalahan Anda tersebut akan teratasi.
Dengan menggunakan lengkuas di dalam masakan Anda, secara tidak langsung Anda telah mengkonsumsi obat alami untuk
melancarkan peredaran darah serta menangkal radikal bebas dari dalam.
Manfaat lengkuas lainnya adalah meredakan diare. Cukup dengan beberapa kunyahan lengkuas, diare akan hilang dalam
beberapa waktu
3. Dapat membantu proses penurunan lipid
Menurut penelitian yang telah dilakukan di Cina menunjukkan bahwa Ekstrak laos atau lengkuas memiliki sifat flavonoid
seperti galangin, quercetin, dan kaempferol dapat membantu dalam menghambat lemak asam synthase (FAS, E.C.2.3.1.85).
Sementara itu, para peneliti Korea telah menunjukkan bahwa ekstrak rimpang laos seperti 5-hidroksi 7- (4′-hidroksi-
3′-metoksifenil) -1-fenil-3-heptanone (HPH) mampu menjadi inhibitor lipase pankreas yang secara signifikan mampu
menurunkan tingkat trigliserida (TG) serta dapat menurunkan kadar kolesterol pada object penelitian yang mengalami
hiperlipidemia.
Kelompok peneliti lain menunjukkan bahwa sebuah etil asetat dari rimpang laos mengandung 3-methylethergalangin yang
mampu bertindak sebagai inhibitor dalam studi yang dilakukan pada tikus yang mengalami hiperlipidemia.
4. Dapat membantu mengatasi gangguan pencernakan
Di negara India, manfaat laos yang diekstrak dipakai dalam berbagai pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai
macam penyakit. Salah satunya adalah masalah perut. Kandungan anti-inflamasi dan ekspektoran dalam ekstrak laos dapat
membantu mengatasi berbagai macam penyakit seperti dispepsia jangka panjang, nyeri perut, rheumatoid arthritis jangka
panjang, dan demam.
Sementara di Cina, ekstrak lengkuas (laos) telah digunakan secara tradisional dalam pengobatan sakit perut, muntah,
diare, serta dalam pengobatan cegukan yang terjadi secara terus-menerus.
5. Mengatasi gangguan pernafasan
Laos atau lengkuas mengandung minyak essentail volatile d’Amali. Dimana pada beberapa negara seperti Cina dan India
utara hal tersebut digunakan untuk membantu pengobatan keluhan pernafasan pada anak-anak, seperti peradangan yang
terjadi pada selaput lendir (bronkus).
6. Sebagai agen anti jamur dan anti bakteri
Dalam studi yang dilakukan oleh beberapa peneliti telah menunjukkan bahwa kandungan dari ekstrak rimpang laos dapat
bertindak sebagai agen anti jamur, yaitu dengan menghambat 80% strain dermatofit. Pada tahun 1988, para peneliti
telah mempublikasikan hasil study mereka yang menyatakan bahwa ekstrak lengkuas sangat efektif dalam menekan
pertumbuhan organisme jamur candida albicans.
Penelitian lain yang telah dilakukan di Cina telah menunjukkan bahwa ekstrak rimpang laos dapat membantu menekan
pertumbuhan organisme patogen seperti pada kasus anthrax. Ekstrak rimpang laos mengandung analgesik (penghilang rasa
sakit) dan antipiretik (mengurangi demam). Hal ini akan dapat membantu mengurangi infeksi bakteri dan jamur
Lengkuas merupakan salah satu jenis bumbu dapur yang mudah dijumpai di Indonesia. Dalam kajian ilmiah, lengkuas
dikenal dengan nama latin Alpinna Galanga. Jika didasarkan pada ciri fisiknya, lengkuas hampir serupa dengan jahe dan
juga kunyit. Meski demikian, kita bisa dengan mudah membedakannya dengan cara menghirup baunya. Lengkuas ini tumbuh
subur di wilayah tropis seperti Indonesia. Karena itu jangan heran jika ibu-ibu suka menanamnya di pekarangan rumah.
Selain dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, ternyata manfaat lengkuas untuk kesehatan manusia juga cukup beragam.
Bagian tanaman lengkuas yang kasiat nya seperti Testo Ultra yang dimanfaatkan adalah rimpangnya. Pada akar rimpang
ini, tersembunyi sejumlah senyawa penting antara lain minyak atsiri yang terdiri atas galangol, methyl-cinnamae,
galangin dan sineol. Senyawa lainnya adalah kamfer, seskuiterpen, kadien, resin, heksabidrokadalen hidrat, amilum dan
masih banyak lagi lainnya. Kompleksnya senyawa yang tersimpan di dalam rimpang lengkuas ini menjadikan ia sebagai
salah satu herba obat yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.
Dalam rimpang lengkuas terkandung berbagai macam senyawa seperti minyak atsiri, metil sinamat, eugenol dan
diarylheptanoids volatile, yang dikenal sebagai galangol. Selain itu, tanaman ini juga mengandung gingerol,
fitonutrient, flavonoid (galangin, galangin-3-metil eter dan Kaempferide), pati,emodin, beta-sitosterol, quercetin,
tanin, dan resin.
Di beberapa kalangan masyarakat, laos atau lengkuas telah digunakan dalam berbagai jenis pengobatan tradisional sejak
zaman dahulu. Pada abad ke-13 lengkuas pertama kali dibawa dari Asia ke Inggris dan Eropa. Di sana jenis rempah-
rempah tersebut digunakan sebagai salah satu bumbu dapur dan juga sebagai bahan obat-obatan.
Adapun beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari laos antara lain adalah :
Manfaat Laos Bagi Kesehatan
1. Lengkuas memiliki kegiatan anti-inflamasi dan antioksidan
Beberapa penelitian telah menujukkan bahwa laos atau lengkuas memiliki manfaat sebagai anti-inflamasi pada beberapa
keadaan. Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Korea misalnya, mereka menemukan bahwa kandungan senyawa yang
terdapat dalam rimpang laos, dapat menghambat nitrat pada proses produksi oksida sejalan sel makrofag
lipopolisakarida-diaktifkan RAW 264.7.
Penelitian lain yang telah dilakukan di Jepang menunjukkan bahwa ekstrak rimpang laos mengandung diarylheptanoids dan
galangin yang mampu menghambat oksida nitrat (NO) serta mengaktivkan produksi lipopolisakarida (LPS).
2. Dapat bermanfaat bagi mereka yang memiliki resiko penyakit kanker
Para peneliti dari Ingris yang melakukan riset dalam sebuah penelitian kanker paru-paru COR L23 dan MCF7 sel kanker
payudara, menyatakan bahwa ekstrak lengkuas mampu menunjukan sifat anti-kanker. Kandungan flavonoid-galangin telah
terbukti memiliki sifat anti-oksidatif sehingga dapat membantu menangkal radikal bebas, yaitu dengan memodulasi enzim
serta menekan genotoxity bahan kimia dalam tubuh. Kandungan minyak atsiri dalam laos secara efektif mampu meningkatkan
permeasi kulit dari 5-fluorouracil.
Lengkuas bersifat anti-inflamasi, dengan demikian ia ampuh meredakan radang. Manfaat lengkuas ini terkait kandungan
galangin, dan karioferidanya.
Lengkuas ampuh mengobati penyakit rheumatoid arthritis.
Lengkuas bisa meredakan gelaja kurang nyaman akibat luka yang terdapat di dalam perut.
Jika Anda mabuk laut, kunyahlah lengkuas dan permasalahan Anda tersebut akan teratasi.
Dengan menggunakan lengkuas di dalam masakan Anda, secara tidak langsung Anda telah mengkonsumsi obat alami untuk
melancarkan peredaran darah serta menangkal radikal bebas dari dalam.
Manfaat lengkuas lainnya adalah meredakan diare. Cukup dengan beberapa kunyahan lengkuas, diare akan hilang dalam
beberapa waktu
3. Dapat membantu proses penurunan lipid
Menurut penelitian yang telah dilakukan di Cina menunjukkan bahwa Ekstrak laos atau lengkuas memiliki sifat flavonoid
seperti galangin, quercetin, dan kaempferol dapat membantu dalam menghambat lemak asam synthase (FAS, E.C.2.3.1.85).
Sementara itu, para peneliti Korea telah menunjukkan bahwa ekstrak rimpang laos seperti 5-hidroksi 7- (4′-hidroksi-
3′-metoksifenil) -1-fenil-3-heptanone (HPH) mampu menjadi inhibitor lipase pankreas yang secara signifikan mampu
menurunkan tingkat trigliserida (TG) serta dapat menurunkan kadar kolesterol pada object penelitian yang mengalami
hiperlipidemia.
Kelompok peneliti lain menunjukkan bahwa sebuah etil asetat dari rimpang laos mengandung 3-methylethergalangin yang
mampu bertindak sebagai inhibitor dalam studi yang dilakukan pada tikus yang mengalami hiperlipidemia.
4. Dapat membantu mengatasi gangguan pencernakan
Di negara India, manfaat laos yang diekstrak dipakai dalam berbagai pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai
macam penyakit. Salah satunya adalah masalah perut. Kandungan anti-inflamasi dan ekspektoran dalam ekstrak laos dapat
membantu mengatasi berbagai macam penyakit seperti dispepsia jangka panjang, nyeri perut, rheumatoid arthritis jangka
panjang, dan demam.
Sementara di Cina, ekstrak lengkuas (laos) telah digunakan secara tradisional dalam pengobatan sakit perut, muntah,
diare, serta dalam pengobatan cegukan yang terjadi secara terus-menerus.
5. Mengatasi gangguan pernafasan
Laos atau lengkuas mengandung minyak essentail volatile d’Amali. Dimana pada beberapa negara seperti Cina dan India
utara hal tersebut digunakan untuk membantu pengobatan keluhan pernafasan pada anak-anak, seperti peradangan yang
terjadi pada selaput lendir (bronkus).
6. Sebagai agen anti jamur dan anti bakteri
Dalam studi yang dilakukan oleh beberapa peneliti telah menunjukkan bahwa kandungan dari ekstrak rimpang laos dapat
bertindak sebagai agen anti jamur, yaitu dengan menghambat 80% strain dermatofit. Pada tahun 1988, para peneliti
telah mempublikasikan hasil study mereka yang menyatakan bahwa ekstrak lengkuas sangat efektif dalam menekan
pertumbuhan organisme jamur candida albicans.
Penelitian lain yang telah dilakukan di Cina telah menunjukkan bahwa ekstrak rimpang laos dapat membantu menekan
pertumbuhan organisme patogen seperti pada kasus anthrax. Ekstrak rimpang laos mengandung analgesik (penghilang rasa
sakit) dan antipiretik (mengurangi demam). Hal ini akan dapat membantu mengurangi infeksi bakteri dan jamur






